DAERAH

Ribuan Paket Bantuan Logistik dari Jawa Tengah Tiba di Posko Tanggap Darurat Bencana Manggarai

×

Ribuan Paket Bantuan Logistik dari Jawa Tengah Tiba di Posko Tanggap Darurat Bencana Manggarai

Sebarkan artikel ini

MANGGARAI, AntarNews –  Ribuan paket bantuan logistik dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk masyarakat terdampak gempa bumi M7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) telah tiba di Posko Tanggap Darurat Bencana Pemerintah Kabupaten Manggarai, Minggu (23/8/2026) pagi.

Bantuan tersebut tiba sekitar pukul 09.00 WITA dan diterima langsung oleh Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Manggarai di Posko Tanggap Darurat Bencana.

Bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah ini merupakan bagian dari dukungan tahap pertama untuk penanganan masyarakat terdampak gempa bumi di NTT. Sebelumnya, pada Senin (17/8/2026), Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K. melepas 16 personel gabungan dan ribuan paket bantuan dari Jawa Tengah.

Berdasarkan informasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, bantuan yang dikirim terdiri atas berbagai kebutuhan pangan, sandang, keluarga, papan, kesehatan, serta perlengkapan pendukung penanganan darurat.

Untuk kebutuhan pangan, bantuan yang dikirim antara lain 4 ton beras, makanan siap saji, biskuit, paket sembako, dan obat-obatan, dengan total sebanyak 3.795 paket.
Selain itu, terdapat 1.115 paket kebutuhan sandang dan keluarga, yang meliputi matras, selimut, kasur lipat, sarung, handuk, daster, family kit, popok bayi dan dewasa, serta perlengkapan keluarga lainnya.

Sementara untuk kebutuhan papan dan perlengkapan pendukung, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengirimkan sebanyak 6.587 paket, di antaranya terpal, tenda gulung, tenda keluarga, perlengkapan dapur lapangan, lampu darurat, sabun cuci, sabun mandi, sampo, dan perlengkapan mandi.

Dukungan tersebut turut diperkuat dengan pengiriman 16 personel gabungan yang berasal dari BPBD Provinsi Jawa Tengah, BPBD Kabupaten Temanggung, BPBD Kabupaten Banjarnegara, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, serta PMI Jawa Tengah.
Para personel tersebut dibagi dalam tiga fungsi utama, yakni Urban Search and Rescue (SAR), logistik, dan kesehatan, untuk mendukung penanganan darurat serta distribusi bantuan kepada masyarakat terdampak.

Dalam misi kemanusiaan ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga mengerahkan 10 kendaraan, terdiri atas enam truk, dua mobil double cabin, dan dua sepeda motor. Rombongan menempuh perjalanan panjang melalui jalur darat dan laut dari Semarang menuju Tanjung Perak, Lembar, Kayangan, Poto Tano, Sape, Labuan Bajo, Nagekeo, hingga Ende.

Bantuan tersebut dihimpun dari berbagai unsur, antara lain organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, BPBD Kabupaten Temanggung, BPBD Kabupaten Banjarnegara, Baznas Jawa Tengah, PMI Jawa Tengah, Pramuka Kwarda Jawa Tengah, Yayasan Telogorejo, Phapros, serta sejumlah BUMD Jawa Tengah.

Gubernur Jawa Tengah saat melepas rombongan menegaskan bahwa bantuan tersebut harus dipastikan tepat sasaran dan disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak. Ia juga meminta para personel menjaga keselamatan selama perjalanan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Jaga marwah Jawa Tengah. Ini adalah kegiatan kemanusiaan. Berikan yang terbaik, bahwa Jawa Tengah sangat peduli terhadap masyarakat yang membutuhkan,” tegas Gubernur Jawa Tengah.

Sementara itu, Bupati Manggarai Herybertus Geradus Laju Nabit menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah serta seluruh pihak yang telah menunjukkan solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat NTT, khususnya Kabupaten Manggarai yang turut terdampak gempa bumi M7,7.

Menurut Bupati, bantuan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat dukungan logistik bagi masyarakat yang masih membutuhkan bantuan dalam masa tanggap darurat.

“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Manggarai, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Gubernur Jawa Tengah, seluruh personel, relawan, lembaga, dan pihak-pihak yang telah mengambil bagian dalam misi kemanusiaan ini,” ujar Bupati Hery Nabit.

Bupati menegaskan, seluruh bantuan yang diterima akan dikelola dan didistribusikan berdasarkan hasil pendataan serta kebutuhan masyarakat terdampak di wilayah Kabupaten Manggarai.

“Bantuan ini akan kami pastikan diterima oleh masyarakat yang membutuhkan. Dalam kondisi tanggap darurat seperti sekarang, kolaborasi dan solidaritas antardaerah sangat berarti bagi masyarakat terdampak,” lanjutnya.

Kedatangan bantuan dari Jawa Tengah menambah dukungan logistik yang terus berdatangan ke Posko Tanggap Darurat Bencana Kabupaten Manggarai dari berbagai pihak, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga kemanusiaan, dunia usaha, organisasi masyarakat, maupun masyarakat luas.

Pemerintah Kabupaten Manggarai memastikan seluruh bantuan yang masuk ke posko akan didata, dikelola, dan didistribusikan secara terkoordinasi dengan mengutamakan kebutuhan masyarakat terdampak bencana.

Solidaritas dari berbagai daerah tersebut menjadi kekuatan bersama dalam mendukung proses penanganan dan pemulihan masyarakat Kabupaten Manggarai pascagempa bumi M7,7 yang terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

<

MUKA LU.. TUKANG COPASS