RUTENG, AntarNews.net- PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusa Tenggara) melalui PLN Peduli bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UIP Nusa Tenggara menyalurkan bantuan tanggap darurat bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Penyaluran bantuan dilakukan usai jajaran PLN mengikuti Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di laydown Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu, Senin (17/8/2026).
Bantuan diserahkan melalui Posko Satuan Pelaksana (Satlak) Penanggulangan Bencana di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat di sejumlah wilayah terdampak.
Adapun bantuan yang disalurkan berupa 80 karung beras, 45 dus mi instan, dan 41 papan telur. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat pascagempa.
Kepala Teknis Panas Bumi (KTPB) Ulumbu, Roya Ginting, mengatakan jajaran PLN langsung bergerak menuju Kabupaten Manggarai setelah mengikuti rangkaian peringatan HUT ke-81 RI untuk menyerahkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana.
“Setelah mengikuti Upacara HUT ke-81 Republik Indonesia, kami langsung bergerak membawa bantuan untuk saudara-saudara kita di Kabupaten Manggarai yang terdampak gempa Flores. Bantuan ini kami serahkan melalui posko penanggulangan bencana agar dapat segera didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Roya.
Menurutnya, penyaluran melalui posko penanggulangan bencana dilakukan agar bantuan dapat diteruskan kepada masyarakat berdasarkan kebutuhan dan kondisi di lapangan.
Respons PLN Berlanjut ke Sejumlah Wilayah Terdampak
Penyaluran bantuan melalui BPBD Kabupaten Manggarai tersebut merupakan bagian dari respons PLN UIP Nusa Tenggara terhadap masyarakat yang terdampak gempa bumi.
Sehari sebelumnya, Minggu (16/8/2026), PLN Peduli telah menyalurkan bantuan secara langsung ke Desa Bangka Ara, Kecamatan Cibal Barat, yang juga menjadi salah satu wilayah terdampak gempa.
Pada penyaluran tersebut, PLN menyerahkan sejumlah kebutuhan dasar berupa beras, mi instan, telur, biskuit, Pop Mie, serta makanan ringan untuk anak-anak.
Bantuan tersebut diserahkan langsung ke posko pengungsian dan diterima oleh Kepala Desa Bangka Ara, Sebastianus Gaga, untuk selanjutnya dimanfaatkan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.
Sebastianus menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan respons cepat PLN terhadap kondisi masyarakat Desa Bangka Ara.
“Atas nama Pemerintah Desa Bangka Ara dan warga, saya mengucapkan terima kasih kepada PT PLN melalui PLN Peduli yang sudah peduli dengan keadaan warga Desa Bangka Ara. Bantuan PLN Peduli adalah bantuan tanggap darurat gempa Flores pertama yang kami terima pascagempa,” ungkap Sebastianus.
PLN Perkuat Koordinasi dengan Pemerintah Daerah
General Manager PLN UIP Nusa Tenggara, RDW. Manurung, mengatakan penanganan masyarakat terdampak bencana dilakukan secara terkoordinasi bersama pemerintah daerah dan BPBD.
Menurutnya, koordinasi diperlukan untuk memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.
“Sejak mendapatkan informasi mengenai dampak gempa, kami berkoordinasi dengan rekan-rekan di lapangan dan pemerintah daerah untuk mengidentifikasi kebutuhan yang mendesak. Penyaluran bantuan kemudian dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak,” ujar Manurung.
Ia menambahkan, keterlibatan pemerintah daerah dan BPBD menjadi bagian penting dalam proses penyaluran bantuan, terutama dalam situasi tanggap darurat yang membutuhkan respons cepat dan terarah.
“Dalam situasi tanggap darurat, koordinasi menjadi penting agar bantuan dapat diberikan secara tepat dan sesuai kebutuhan yang teridentifikasi. Kami berharap dukungan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak gempa Flores,” tutup Manurung.






































