MANGGARAI TIMUR, AntarNews.net- Posko Tanggap Darurat Penanggulangan Bencana Gempa Bumi Kabupaten Manggarai Timur merilis data terbaru korban terdampak gempa bumi hingga Rabu, 19/08/2026 pukul 12.00 WITA.
Berdasarkan data, total korban terdampak gempa mencapai 644 orang. Rinciannya, sebanyak 25 orang meninggal dunia, 198 orang mengalami luka berat, dan 421 orang mengalami luka ringan.
Kecamatan Elar menjadi wilayah dengan jumlah korban terbanyak, yakni 158 orang. Dari jumlah tersebut, 115 orang mengalami luka ringan, 42 orang luka berat, dan satu orang meninggal dunia.
Posisi berikutnya adalah Kecamatan Sambi Rampas dengan total 131 korban, terdiri atas 102 orang luka ringan, 25 orang luka berat, dan empat orang meninggal dunia.
Sementara itu, Kecamatan Lamba Leda Utara mencatat 116 korban. Rinciannya, 76 orang mengalami luka ringan, 29 orang luka berat, dan 14 orang meninggal dunia.
Jumlah korban meninggal terbanyak tercatat di Lamba Leda Utara dengan 14 orang. Tiga kecamatan lainnya masing-masing mencatat empat korban meninggal, yakni Lamba Leda, Lamba Leda Selatan, dan Sambi Rampas.
Adapun Kecamatan Borong mencatat 77 korban, dengan rincian 30 orang luka ringan dan 47 orang luka berat. Tidak terdapat laporan korban meninggal dari wilayah tersebut.
Kecamatan Lamba Leda tercatat memiliki 62 korban, terdiri atas 35 orang luka ringan, 23 orang luka berat, dan empat orang meninggal dunia.
Berikut rincian data korban di masing-masing kecamatan:
Elar: 158 korban, terdiri dari 115 luka ringan, 42 luka berat, dan 1 meninggal dunia.
Sambi Rampas: 131 korban, terdiri dari 102 luka ringan, 25 luka berat, dan 4 meninggal dunia.
Lamba Leda Utara: 116 korban, terdiri dari 76 luka ringan, 29 luka berat, dan 11 meninggal dunia.
Borong: 77 korban, terdiri dari 30 luka ringan dan 47 luka berat.
Lamba Leda: 62 korban, terdiri dari 35 luka ringan, 23 luka berat, dan 4 meninggal dunia.
Lamba Leda Timur: 38 korban, terdiri dari 20 luka ringan dan 18 luka berat.
Lamba Leda Selatan: 23 korban, terdiri dari 14 luka ringan, 5 luka berat, dan 4 meninggal dunia.
Congkar: 14 korban, terdiri dari 10 luka ringan dan 4 luka berat.
Rana Mese: 12 korban, terdiri dari 9 luka ringan dan 3 luka berat.
Elar Selatan: 7 korban, terdiri dari 5 luka ringan dan 2 luka berat.
Kota Komba: 6 korban, terdiri dari 5 luka ringan dan 1 meninggal dunia.
Kota Komba Utara: belum tercatat adanya korban.
Hingga pembaruan data pada pukul 12.00 WITA, Kecamatan Kota Komba Utara menjadi satu-satunya kecamatan yang belum melaporkan adanya korban akibat gempa.
Posko Tanggap Darurat menegaskan bahwa data tersebut masih bersifat dinamis dan dapat berubah seiring proses pendataan serta verifikasi di lapangan.
Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur bersama BPBD, tim SAR, tenaga kesehatan, TNI-Polri, relawan, dan berbagai unsur terkait masih melakukan penanganan terhadap masyarakat terdampak.
Fokus penanganan saat ini meliputi perawatan dan evakuasi korban luka, pencarian serta pertolongan, pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, hingga pendistribusian bantuan ke wilayah-wilayah yang terdampak gempa.
Sebagai catatan, angka korban dalam laporan daerah dapat berbeda dengan rekapitulasi nasional karena waktu pembaruan, cakupan pendataan, dan proses verifikasi antar lembaga yang berbeda.
Sebagai pembanding, laporan BNPB yang dikutip media nasional pada 18 Agustus mencatat angka korban Manggarai Timur yang berbeda dari data Posko Manggarai Timur per 19 Agustus pukul 12.00 WITA.






































