MANGGARAI, AntarNews.net- Delegasi Cabang Samarinda Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) menuding panitia Kongres XXXIV dan MPA XXXIII PMKRI yang dilaksanakan di Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT, syarat kepentingan.
Menurutnya, panitia XXXIV dan MPA XXXIII PMKRI mengusir dirinya saat memasuki ruangan rapat MPA XXXIII yang berlangsung di aula GOR Dinas PPO Kabupaten Manggarai, pada Minggu, 26 Juli 2026, pukul 00.11 Wita.
“Saya merasa kecewa dengan panitia. Kami menerima mereka waktu di Kongres di Samarinda itu dengan sangat baik. Sementara disini kami diperlakukan dengan tidak baik,” katanya.
Ia juga mengaku bahwa, saat dirinya tiba di Ruteng, Manggarai, ia sudah bertemu dengan beberapa alumni dan kita mendukung kegiatan ini serta kandidatnya.
“Karena saya orang Manggarai juga. Kita sangat mendukung kandidatnya,” ngakunya.
Sementara pantauan media ini dilokasi kegiatan bahwa, salah satu Delegasi Cabang Samarinda diusir bahkan di dorong dari ruangan depan ruangan rapat MPA.
Tak hanya itu, tampak dia juga berteriak di luar ruangan kalau dia mau ribut agar kongres kali ini tambah panjang.






































