DAERAH

Sekolah Terdampak Gempa Diverifikasi, 219 SD di Manggarai Timur Segera Dicek Faktual

×

Sekolah Terdampak Gempa Diverifikasi, 219 SD di Manggarai Timur Segera Dicek Faktual

Sebarkan artikel ini

MANGGARAI TIMUR, AntarNews.net- Sebanyak 219 Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), akan menjalani verifikasi faktual oleh tim dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sebagai bagian dari penanganan sektor pendidikan pascagempa yang melanda wilayah Flores.

Verifikasi dilakukan untuk memastikan kondisi nyata satuan pendidikan yang terdampak bencana, sekaligus menjadi dasar pemerintah dalam menentukan langkah pemulihan dan penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar.

Tim Kemendikdasmen dijadwalkan melakukan kunjungan ke Manggarai Timur untuk melihat secara langsung kondisi sekolah-sekolah yang terdampak.

Sementara itu, untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), sebanyak 26 satuan pendidikan telah dilakukan verifikasi faktual.

Data hasil verifikasi tersebut nantinya menjadi bahan penting untuk menentukan kebutuhan penanganan masing-masing sekolah, termasuk memastikan keamanan lingkungan belajar bagi siswa dan tenaga pendidik.

Di tengah proses verifikasi, pemerintah daerah juga meminta agar kegiatan belajar mengajar (KBM) tidak dilakukan di dalam gedung sekolah selama masa perpanjangan tanggap darurat periode kedua.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Manggarai Timur diminta memastikan seluruh satuan pendidikan mengikuti ketentuan tersebut demi mengutamakan keselamatan peserta didik dan tenaga pendidik.

Sebagai alternatif, proses pembelajaran diarahkan untuk dilakukan secara daring (online) selama kondisi belum memungkinkan pembelajaran tatap muka di sekolah.

Kebijakan ini diterapkan karena sebagian fasilitas pendidikan masih dalam proses pemeriksaan dan pemulihan setelah terdampak gempa.

Setelah masa tanggap darurat, kegiatan pembelajaran direncanakan kembali berjalan secara normal mulai 13 September 2026.

Namun, pembelajaran tetap diwajibkan dilakukan di luar gedung sekolah sampai fasilitas sekolah dinyatakan aman untuk digunakan.

<