DAERAH

Kunker Pascagempa, Gubernur NTT Serahkan Bantuan School Kit di SMAS Katolik Pancasila Borong

×

Kunker Pascagempa, Gubernur NTT Serahkan Bantuan School Kit di SMAS Katolik Pancasila Borong

Sebarkan artikel ini

MANGGARAI TIMUR, AntarNews.net – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melkiades Laka Lena bersama rombongan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Manggarai Timur pascagempa bumi yang melanda Flores pada 15 Agustus 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Melkiades Laka Lena mengunjungi SMAS Katolik Pancasila Borong, Kelurahan Rana Loba, Kecamatan Borong, Kamis, 10/09/2026.

Kunjungan itu dirangkaikan dengan penyerahan bantuan perlengkapan sekolah atau school kit bagi siswa terdampak gempa di Kabupaten Manggarai Timur.

Penyerahan bantuan berlangsung di halaman SMAS Katolik Pancasila Borong dan disaksikan para siswa, guru serta sejumlah pihak yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Gubernur Melki Laka Lena menegaskan, perhatian pemerintah terhadap pendidikan dan kesejahteraan anak-anak Flores tidak boleh terhenti meskipun daerah sedang menghadapi situasi bencana.

Ia mengatakan, pemerintah terus berupaya memastikan anak-anak tetap mendapatkan dukungan untuk melanjutkan pendidikan selama masa pemulihan pascagempa.

“Bantuan ini memang tidak bisa menggantikan semua yang hilang. Tetapi kita berharap bantuan ini dapat mengurangi beban orang tua sekaligus menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus belajar,” katanya

Bantuan school kit tersebut antara lain berasal dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sebanyak 2.000 paket dan dukungan Pemerintah Provinsi NTT sebanyak 1.400 paket.

Menurut Melki, bantuan tersebut akan disalurkan kepada siswa terdampak di Manggarai Timur sebagai bagian dari dukungan pemerintah terhadap keberlanjutan proses pendidikan pascabencana.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga memberikan pesan khusus kepada para siswa agar tidak menjadikan bencana sebagai alasan untuk berhenti mengejar cita-cita.

“Jangan menyerah! Masa depan NTT, masa depan Indonesia, masa depan Flores dan Manggarai ada di tangan kalian,” tegasnya.

Ia mengatakan, situasi sulit akibat bencana justru harus menjadi pemicu bagi generasi muda untuk bekerja lebih keras dan mempersiapkan diri dengan lebih baik.

“Kita tidak punya kemewahan untuk menyerah. Kita harus lebih fokus. Persiapkan diri, termasuk menghadapi TKA. Jadikan situasi ini sebagai pemicu untuk belajar lebih giat dan menjadi lebih hebat,” ujarnya.

Melki juga meminta para siswa tetap melanjutkan pendidikan dengan memperhatikan kondisi dan keselamatan.

“Sekolah lanjut. Jangan berhenti bermimpi. Tetap bermimpi setinggi langit dan berjuang mengeluarkan potensi terbaik kalian, bahkan di tengah situasi yang sulit,” katanya.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Melki Laka Lena juga berdialog langsung dengan sejumlah siswa dan menggali cita-cita mereka.

Rama, siswa SMAN 3 Borong, menyampaikan keinginannya untuk menjadi tentara. Gubernur berpesan agar cita-cita tersebut dipersiapkan dengan disiplin, menjaga kesehatan, serta memiliki prestasi akademik yang baik.

Sementara itu, Viola, siswi SMAS Katolik Pancasila Borong, bercita-cita melanjutkan pendidikan di bidang kedokteran.

Gubernur memberikan tantangan sekaligus motivasi kepada Viola untuk belajar lebih giat dan meraih prestasi.

“Kalau lulus dan masuk 10 besar perguruan tinggi, saya siap bantu mencarikan beasiswa,” katanya.

Siswa lainnya, Akmil, menyampaikan bahwa dirinya telah mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi Akademi Militer. Sementara Reno bercita-cita melanjutkan pendidikan di bidang hukum.

Ada pula Aura yang ingin mendalami teknik kendaraan ringan otomotif dan bercita-cita menjadi Kowad. Ia mengaku sedang mempersiapkan diri melalui latihan yang dibimbing oleh keluarganya.

Sementara Vanessa, siswi SMAS Katolik Pancasila Borong, memiliki cita-cita menjadi guru seni musik.

Vanessa kemudian menyanyikan sebuah lagu di hadapan Gubernur dan para hadirin. Momen tersebut menciptakan suasana hangat di tengah rangkaian kunjungan kerja Gubernur NTT di Manggarai Timur.

Gubernur Melki menegaskan, pemerintah akan terus membuka ruang bagi anak-anak NTT untuk mengembangkan potensi mereka.

Kesempatan tersebut, kata dia, tidak hanya melalui pendidikan di dalam daerah, tetapi juga peluang melanjutkan pendidikan di luar daerah, sekolah kedinasan hingga pendidikan ke luar negeri.

“Kita akan bantu kalian mempersiapkan diri untuk sekolah ke luar negeri maupun sekolah kedinasan. Yang penting kalian punya kemauan, disiplin, belajar sungguh-sungguh, dan jangan menyerah,” ujarnya.

Kunjungan Gubernur NTT tersebut ditutup dengan penyerahan bantuan school kit secara simbolis. Bantuan selanjutnya akan disalurkan kepada siswa terdampak serta sekolah-sekolah di Kabupaten Manggarai Timur.

Kepala SMAS Katolik Pancasila Borong, Romo Pankrasius Wahyu Nudan, menyampaikan rasa senang dan haru atas kunjungan Gubernur NTT ke sekolah tersebut.

“Kami merasa senang dan terharu. Dan saat ini kami tetap lakukan proses kegiatan belajar mengajar,” katanya.

Bagi Pemerintah Provinsi NTT, bantuan tersebut bukan sekadar perlengkapan sekolah.

Di tengah masa pemulihan pascagempa, bantuan itu menjadi pesan bahwa pendidikan harus tetap berjalan dan mimpi anak-anak NTT tidak boleh ikut runtuh bersama bangunan yang terdampak bencana.

Pemerintah berharap dukungan tersebut dapat membantu meringankan beban keluarga sekaligus menjaga semangat para siswa untuk terus belajar, berprestasi dan mempersiapkan masa depan.

<