MATARAM, AntarNews.net – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) menetapkan penyelesaian sejumlah proyek strategis sebagai fokus utama kinerja pada Semester II Tahun 2026.
General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, RDW. Manurung, mengatakan keberhasilan penyelesaian proyek-proyek prioritas akan menjadi penentu pencapaian target perusahaan tahun ini.
“Beberapa proyek yang paling krusial adalah penyelesaian PLTU Lombok FTP-2 Sambelia, SUTT 150 kV Kupang Peaker-Naibonat, serta Gardu Induk Naibonat. Seluruh tim harus fokus agar target tersebut dapat tercapai,” ujar Manurung.
Berdasarkan pemaparan dalam Rapat Konsinyering Penyelesaian Proyek dan Kinerja 2026, progres pembangunan PLTU Lombok FTP-2 Sambelia telah mencapai 90,41 persen dan saat ini Unit 1 memasuki tahapan persiapan sinkronisasi sebelum beroperasi.
Sementara itu, pembangunan SUTT 150 kV Kupang Peaker-Naibonat telah mencapai 65,47 persen, sedangkan pembangunan Gardu Induk 150 kV Naibonat telah mencapai 77,87 persen.
Senior Manager Perencanaan PT PLN (Persero) UIP Nusra, Sugeng Santoso, mengatakan ketiga proyek tersebut merupakan bagian penting dalam meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Nusa Tenggara.
“Seluruh proyek terus kami kawal agar dapat selesai sesuai jadwal sehingga mampu meningkatkan kapasitas sistem kelistrikan di wilayah Nusa Tenggara,” ujarnya.
PT PLN (Persero) UIP Nusra optimistis melalui pengawalan yang intensif dan sinergi seluruh unit kerja, target penyelesaian proyek strategis pada tahun 2026 dapat tercapai sesuai rencana.






































