MATARAM, AntarNews.net- PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) terus memperkuat soliditas dan sinergi seluruh insan perusahaan sebagai upaya mempercepat penyelesaian proyek-proyek strategis ketenagalistrikan di wilayah Nusa Tenggara.
Komitmen tersebut ditegaskan melalui kegiatan Fun Walk dan Knowledge Sharing yang menjadi bagian dari rangkaian Rapat Konsinyering Penyelesaian Proyek dan Kinerja Tahun 2026, Jumat (17/7/2026).
Kegiatan yang diikuti sekitar 200 insan PLN UIP Nusra, terdiri atas jajaran manajemen, pegawai, dan tenaga alih daya (TAD), mengusung semangat kebersamaan, kolaborasi, serta penguatan budaya kerja untuk menghadapi tantangan penyelesaian proyek-proyek strategis nasional.
Rangkaian kegiatan diawali dengan fun walk sejauh sekitar 3,9 kilometer yang melintasi Jalan Langko dan Jalan Majapahit, Kota Mataram.
Selain menjadi bagian dari program PLN Wellness dalam mendorong pola hidup sehat, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antar karyawan sehingga tercipta kerja sama yang semakin solid dalam mendukung pencapaian target perusahaan.
Usai kegiatan olahraga bersama, peserta mengikuti sesi penyampaian hasil Rapat Konsinyering oleh General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, RDW. Manurung, yang memaparkan berbagai capaian kinerja Semester I 2026 sekaligus fokus penyelesaian proyek pada semester berikutnya.
Manurung menyampaikan bahwa Nilai Kinerja Organisasi (NKO) PT PLN (Persero) UIP Nusra pada Semester I 2026 berhasil mencapai 103,04 persen, melampaui target perusahaan.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh insan PT PLN (Persero) UIP Nusra dan menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan yang semakin besar pada Semester II.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh insan PLN UIP Nusra atas kerja keras dan kolaborasi yang telah menghasilkan capaian kinerja di atas target. Ke depan, fokus utama kami adalah menyelesaikan proyek-proyek strategis seperti PLTU Lombok FTP-2 Sambelia, SUTT 150 kV Panaf-Naibonat, serta Gardu Induk Naibonat agar dapat beroperasi sesuai target dan semakin memperkuat sistem kelistrikan di Nusa Tenggara,” ujar Manurung.
Ia menambahkan, berbagai langkah percepatan terus dilakukan, termasuk memperkuat koordinasi dengan kontraktor dan pemangku kepentingan agar pelaksanaan proyek berjalan lebih efektif serta mampu mendukung pencapaian target RUPTL 2025-2034.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PT PLN (Persero), Suroso Isnandar, menekankan pentingnya membangun karakter project people yang unggul serta memiliki kemampuan komunikasi, kolaborasi, dan kepemimpinan dalam menghadapi semakin besarnya tantangan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.
“Target kita bukan sekadar memenuhi KPI, tetapi menyelesaikan setiap tantangan dengan cara yang benar. Laksanakan pekerjaan secara aman, patuh, dan berkualitas. Bangun kolaborasi, komunikasi, koordinasi, kontrol, dan konfirmasi dalam setiap proses pekerjaan. Dengan semangat tersebut, saya optimistis seluruh target RUPTL dan Program 100 GW Solar dapat kita wujudkan bersama,” kata Suroso.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi Knowledge Sharing yang menghadirkan motivator Rinjana Kurniawan.
Dalam paparannya, ia mengajak seluruh peserta memperkuat semangat teamwork, membangun komunikasi yang efektif, serta menumbuhkan budaya saling percaya agar mampu menghadapi dinamika pekerjaan dan mencapai target perusahaan secara bersama-sama.
Melalui kegiatan ini, PT PLN (Persero) UIP Nusra berharap semangat kebersamaan, kolaborasi, dan budaya kerja yang adaptif semakin mengakar di seluruh insan perusahaan sehingga mampu mendukung percepatan penyelesaian proyek-proyek strategis, meningkatkan kinerja organisasi, serta mewujudkan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal dan berkelanjutan di Nusa Tenggara.






































