MANGGARAI, AntarNews.net- Bupati Manggarai Heribertus G.L. Nabit memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Manggarai berjalan secara optimal, tepat sasaran, dan berkelanjutan sebagai bagian dari kebijakan strategis nasional dalam membangun kualitas sumber daya manusia.
Hal tersebut disampaikan Bupati Hery Nabit saat memimpin Rapat Evaluasi dan Koordinasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Manggarai Tahun 2025 yang berlangsung di Ruang Kerja Sekretaris Daerah Manggarai, pada, Kamis, 04/01/2026 lalu.

Menurut Bupati Hery Nabit, rapat evaluasi dan koordinasi ini menjadi momentum penting untuk mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan, memperbaiki tata kelola pelaksanaan program, serta memperkuat pemantauan dan pengawasan agar Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.
“Program ini harus berjalan optimal, aman, dan tepat sasaran. Karena itu, evaluasi menyeluruh dan pengawasan yang kuat menjadi kunci agar tidak terjadi persoalan di lapangan,” tegas Bupati.
Lebih lanjut, Bupati Hery Nabit menekankan bahwa Program MBG tidak hanya berorientasi pada pemenuhan gizi peserta didik dan kelompok masyarakat rentan, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal.
Melalui keterlibatan petani, peternak, dan pelaku UMKM pangan lokal, program ini dinilai mampu mendorong terbentuknya ekosistem pangan sehat yang berkelanjutan.
Sementara itu, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Manggarai, Ansgariana Yetri Indriyati, memaparkan bahwa saat ini terdapat 19 dapur SPPG yang telah beroperasi di Kabupaten Manggarai dan melayani 41.408 penerima manfaat dari berbagai jenjang pendidikan dan kelompok masyarakat rentan.
Berdasarkan data rekapitulasi seluruh SPPG, jumlah penerima manfaat pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tercatat sebanyak 4.474 orang, Sekolah Dasar (SD) sebanyak 15.074 orang, dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebanyak 10.160 orang.
Selain itu, Program MBG juga menjangkau peserta didik pada jenjang Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan (SMA/SMK) dengan total 9.209 penerima manfaat, serta kelompok B3 yang terdiri dari balita, ibu hamil, dan ibu menyusui melalui layanan posyandu dengan jumlah 2.491 orang.
Pada kesempatan yang sama, Kepala SPPG Manggarai Golo Dukal 1, Gregorius Y. Setiawan, menyampaikan sejumlah kendala yang dihadapi dapur SPPG selama pelaksanaan program.
Kendala tersebut meliputi keterbatasan ketersediaan air bersih, pasokan listrik, ketersediaan bahan baku, serta proses pengurusan SHLS, sertifikat halal, dan kendala teknis lainnya.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Manggarai memastikan pemerintah daerah akan membantu penyelesaian berbagai kendala yang ada.
Ia juga menegaskan akan meningkatkan kembali peran Satuan Tugas (Satgas) MBG serta memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan agar Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Manggarai dapat berjalan lancar tanpa hambatan maupun kejadian yang tidak diinginkan.
Rapat evaluasi dan koordinasi ini dipimpin langsung oleh Bupati Manggarai Heribertus G.L. Nabit dan dihadiri oleh Wakil Bupati Manggarai Fabianus Abu, Plt. Sekda Manggarai Lambertus Paput, Asisten II Sekda Manggarai,Kabag Hukum, Plt. Kabag Ekonomi, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Badan Keuangan, Kepala Inspektorat, perwakilan Kodim 1612 Manggarai, Polres Manggarai, Kejaksaan, BIN, Kepala SPPG Pau, Kepala SPPG Pitak, serta undangan lainnya.***

























