DAERAH

Wabup Manggarai Dorong Solidaritas Sosial Lewat Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting

×

Wabup Manggarai Dorong Solidaritas Sosial Lewat Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting

Sebarkan artikel ini
Oplus_16908288

MANGGARAI, AntarNews.net- Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangun semangat kepedulian dan solidaritas sosial melalui Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).

Ajakan tersebut disampaikan Fabianus Abu saat membuka kegiatan Pembinaan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting tingkat Kabupaten Manggarai yang berlangsung di Aula Paroki Santo Vitalis Cewo Nikit, Selasa, 03/11/2026.

Dalam sambutannya, Fabianus Abu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat aktif dalam menyukseskan program GENTING.

Menurutnya, gerakan ini menjadi salah satu upaya mendorong keluarga yang memiliki kemampuan ekonomi untuk menjadi orang tua asuh bagi keluarga yang membutuhkan pendampingan.

Melalui gerakan tersebut, diharapkan tumbuh kepedulian dan solidaritas sosial antarkeluarga sehingga upaya percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Manggarai dapat berjalan lebih optimal.

Fabianus Abu menegaskan bahwa pencegahan stunting bukan semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah. Persoalan tersebut membutuhkan keterlibatan dan kerja sama seluruh elemen masyarakat dalam mempersiapkan generasi penerus yang sehat, cerdas, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

Ia menjelaskan, stunting bukan sekadar persoalan tinggi badan anak yang tidak sesuai dengan usianya. Kondisi tersebut juga dapat memengaruhi perkembangan otak, kemampuan belajar, hingga produktivitas anak pada masa depan.

Karena itu, ia meminta agar percepatan penurunan stunting menjadi agenda prioritas yang membutuhkan perhatian serius dan tindakan nyata dari semua pihak.

“Saya meminta agar percepatan penurunan stunting menjadi agenda prioritas,” katanya.

Lebih lanjut, Fabianus berharap gerakan orang tua asuh dapat menjadi wadah untuk memperkuat kepedulian sosial, khususnya dalam membantu keluarga yang membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan tumbuh kembang anak.

Kegiatan pembinaan ini turut dihadiri Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kabupaten Manggarai, unsur Gereja, perwakilan BUMN dan BUMD, lembaga swadaya masyarakat, organisasi kemasyarakatan, tim pendamping keluarga, kepala desa dari 12 kecamatan dengan prevalensi stunting tinggi, lembaga pendidikan tinggi, serta penyuluh keluarga berencana.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dan memperluas jangkauan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting di Kabupaten Manggarai.

 

<