MANGGARAI TIMUR, AntarNews.net- Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus memperkuat infrastruktur pelayanan kesehatan. Salah satunya pembangunan Gedung Laboratorium dan Gedung Farmasi di Rumah Sakit Pratama (RSP) Watu Nggong, Kecamatan Congkar.
Pembangunan dua fasilitas pendukung pelayanan kesehatan tersebut direalisasikan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur pada Tahun Anggaran 2026 melalui Dana Alokasi Khusus (DAK).
Total pagu anggaran untuk pembangunan Gedung Laboratorium dan Gedung Farmasi tersebut mencapai Rp1.054.753.761.
Kehadiran kedua fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pelayanan di RSP Watu Nggong, terutama dalam menunjang pemeriksaan laboratorium, penyediaan dan pengelolaan obat-obatan, serta berbagai kebutuhan pelayanan medis lainnya.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur, Benediktus Samsu, S.Farm., Apt., menjelaskan, pembangunan tersebut terdiri atas dua paket pekerjaan.
Paket pertama berupa pembangunan Gedung Laboratorium dengan pagu anggaran sebesar Rp550.853.761 yang dikerjakan oleh CV Lehong Citra Perkasa.
Sementara itu, pembangunan Gedung Farmasi memiliki pagu anggaran sebesar Rp503.900.000 dan dikerjakan oleh CV Karunia Sejati Ende.
“Pembangunan Gedung Laboratorium memiliki pagu anggaran sebesar Rp550.853.761 dan dikerjakan oleh CV Lehong Citra Perkasa. Sementara pembangunan Gedung Farmasi memiliki pagu anggaran sebesar Rp503.900.000 yang dikerjakan oleh CV Karunia Sejati Ende,” ujar Benediktus.
Menurut Benediktus, Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur melakukan pengawasan secara intensif terhadap seluruh tahapan pekerjaan.
Pengawasan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan proyek berjalan sesuai dokumen kontrak, spesifikasi teknis, standar mutu konstruksi, serta ketentuan yang berlaku.
Selain aspek mutu, pengawasan juga diarahkan agar pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal sehingga fasilitas tersebut dapat segera dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Pembangunan dua fasilitas baru tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat.
Tokoh masyarakat setempat, Dion, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur yang terus memberikan perhatian terhadap sektor kesehatan, khususnya melalui pembangunan infrastruktur pendukung di RSP Watu Nggong.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur yang terus memberikan perhatian terhadap sektor kesehatan. Kehadiran Gedung Laboratorium dan Gedung Farmasi ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat,” ujarnya
Ia juga mengapresiasi PPK Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur, Benediktus Samsu, yang dinilai konsisten mengawal pelaksanaan pembangunan.
“Kami mengapresiasi Bapak Benediktus Samsu selaku PPK Dinas Kesehatan yang terus menunjukkan komitmen dalam mengawasi pembangunan ini. Harapan kami, pengawasan yang dilakukan secara maksimal dapat menghasilkan bangunan yang berkualitas, transparan, tepat sasaran, serta memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat Manggarai Timur,” katanya.
Ia berharap koordinasi dan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur, Dinas Kesehatan, pelaksana pekerjaan, konsultan pengawas, serta seluruh pemangku kepentingan terus dijaga hingga proyek tersebut rampung.
Menurutnya, keberadaan fasilitas laboratorium dan farmasi yang memadai akan mendukung RSP Watu Nggong dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya masyarakat Kecamatan Congkar dan wilayah sekitarnya.
Pembangunan Gedung Laboratorium dan Gedung Farmasi di RSP Watu Nggong menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur memperkuat sarana dan prasarana kesehatan.
Dengan tersedianya fasilitas pendukung tersebut, RSP Watu Nggong diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan kapasitas pelayanan kesehatan sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan medis yang lebih cepat, berkualitas, dan mudah diakses.
Pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan juga diharapkan terus dilakukan hingga pekerjaan selesai, sehingga fasilitas yang dibangun melalui anggaran pemerintah tersebut dapat memberikan manfaat secara optimal dan berkelanjutan bagi masyarakat Manggarai Timur.






































