DAERAH

Babinsa Koramil 1612-04/Borong Pastikan Perarakan Patung Bunda Maria Berlangsung Aman dan Kondusif

×

Babinsa Koramil 1612-04/Borong Pastikan Perarakan Patung Bunda Maria Berlangsung Aman dan Kondusif

Sebarkan artikel ini

MANGGARAI TIMUR, AntarNews- Personel Babinsa Koramil 1612-04/Borong, Pratu Sukardin, bersama jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengawal dan mengamankan jalannya prosesi perarakan Patung Bunda Maria yang berlangsung di wilayah Kabupaten Manggarai Timur, Sabtu (30/5/2026).

Kegiatan keagamaan yang berlangsung dengan penuh khidmat tersebut diikuti oleh ratusan umat Katolik dari berbagai stasi dan dipimpin langsung oleh Pastor Kapelan Pra-Paroki Jawang, Romo Yuvenaris Akoit.

Kehadiran aparat keamanan dalam kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian prosesi berjalan aman, tertib, dan lancar.

Perarakan dimulai dari Gereja Longko menuju Gereja Jawang sebagai perhentian pertama.

Selanjutnya, rombongan bergerak menuju Pertigaan Jati Kepok untuk menyambut umat dari Stasi Toka sebelum melanjutkan perjalanan hingga berakhir di Gua Maria Golo Cigir.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, aparat gabungan yang terdiri dari personel TNI dan Polri disiagakan di sejumlah titik strategis, terutama pada persimpangan jalan dan lokasi yang berpotensi menimbulkan kemacetan.

Pengamanan dilakukan guna mengatur arus lalu lintas sekaligus memberikan rasa aman kepada seluruh peserta perarakan.

Babinsa Koramil 1612-04/Borong, Pratu Sukardin, mengatakan bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan keagamaan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk komitmen dalam menjaga keamanan dan kerukunan di tengah masyarakat.

“Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah dan perarakan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan khidmat. Sinergi yang terjalin antara TNI, Polri, panitia, serta seluruh umat menjadi faktor penting sehingga kegiatan ini berjalan lancar tanpa hambatan,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan aparat keamanan dalam pengamanan kegiatan keagamaan juga menjadi wujud dukungan terhadap kebebasan beribadah serta upaya memperkuat toleransi dan keharmonisan antarumat beragama.

Sementara itu, Romo Yuvenaris Akoit menyampaikan apresiasi kepada aparat keamanan yang telah mendampingi dan mengawal jalannya prosesi sejak awal hingga akhir kegiatan.

“Kami berterima kasih kepada TNI dan Polri yang telah memberikan pengamanan selama perarakan berlangsung. Kehadiran aparat membuat umat dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tenang dan penuh kekhusyukan,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi partisipasi umat yang menjaga ketertiban selama prosesi berlangsung sehingga kegiatan dapat berjalan sesuai rencana.

Hingga rombongan tiba di Gua Maria Golo Cigir, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di sepanjang rute perarakan terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa adanya gangguan berarti.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi yang baik antara TNI, Polri, tokoh agama, dan masyarakat dalam menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi pelaksanaan kegiatan keagamaan di Kabupaten Manggarai Timur.

Dengan kerja sama yang solid tersebut, nilai-nilai toleransi, persaudaraan, dan kebersamaan terus terjaga di tengah kehidupan bermasyarakat.

</p