DAERAH

Perluas Layanan hingga Desa, Bank NTT Cabang Ruteng Beri Penghargaan Agen Terbaik

×

Perluas Layanan hingga Desa, Bank NTT Cabang Ruteng Beri Penghargaan Agen Terbaik

Sebarkan artikel ini

MANGGARAI, AntarNews.net- Bank NTT Cabang Ruteng terus memperkuat komitmennya dalam memperluas akses layanan keuangan hingga ke pelosok desa.

Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah memberikan penghargaan kepada para Agen Be Ju Bis@ yang dinilai berprestasi dalam meningkatkan transaksi dan menghimpun saldo tertinggi.

Penghargaan ini juga diserahkan kepada para agen yang tersebar di wilayah Kecamatan Langke Rembong, Lelak, Cibal, Ruteng, Satar Mese Utara, Cibal Barat dan kecamatan Wae Ri’i, yang berhasil mencatatkan pertumbuhan transaksi terbanyak, pada Selasa (28/04/2026).

Selain penyerahan penghargaan, kegiatan customer gathering ini juga diisi dengan edukasi layanan perbankan, kuis interaktif, serta pembagian door prize bagi peserta yang hadir.

Kepala Bank NTT cabang Ruteng, Romi Radjalangu, menyebutkan perluasan layanan melalui Agen Be Ju Bis@, menjadi bukti komitmen Bank NTT mendekatkan layanan perbankan hingga menjangkau seluruh wilayah desa di Manggarai.

Romi menyebutkan data per Maret 2026 secara keseluruhan terdapat 78 Agen Be Ju Bis@ pada wilayah kerja bank NTT cabang Ruteng.

“Yang mengikuti kegiatan customer gathering saat ini dihadiri 42 Agen Be Ju Bis@ yang tersebar di wilayah kecamatan Langke Rembong, Lelak, Cibal, Ruteng, Satar Mese Utara, Cibal Barat dan kecamatan Wae Ri’i, dengan total transaksi sebanyak 34.430 dan mencapai nominal Rp30 miliar lebih,” katanya.

Romi juga menjelaskan bahwa, bank NTT cabang Ruteng, telah memberikan pelayanan perbankan hingga ke kecamatan Kuwus Manggarai Barat.

“saat ini kita merambah sampai ke kecamatan Kuwus, Manggarai Barat. Bagi kami inklusi keuangan itu tidak ketat dan tidak terlalu eksklusif batas daerah, kalau cocok dengan bank NTT cabang Ruteng juga tidak ada masalah, intinya bisa dilayani,” jelasnya.

Kerjasama antara bank NTT dengan para Agen Be Ju Bis@ kata Romi, sangat penting dalam meningkatkan inklusi keuangan dengan memperluas jangkauan layanan perbankan ke pelosok, terutama melalui program Laku Pandai.

Maju mundurnya perekonomian di wilayah Nusa Tenggara Timur, tegas Romi sangat bergantung pada Bank NTT sebagai bank milik daerah, yang dinilainya sangat strategis dalam menggerakkan ekonomi lokal.

“Satu-satunya entitas yang diakui sebagai milik daerah itu bank NTT karena bank kebanggaan daerah di NTT cuman satu. Maju mundurnya NTT ditentukan oleh bank NTT, bukan berarti lembaga keuangan lain tidak membangun tetapi faktanya seperti itu,” sebutnya.

Bank NTT saat ini telah resmi bertransformasi menjadi Perseroda (Perseroan Terbatas Daerah), langkah ini jelas Romi, bertujuan mempertegas identitas bank sebagai institusi milik pemerintah daerah.

Sebagai Bank milik daerah, lanjutnya, fokus utamanya adalah memacu perekonomian masyarakat NTT, terutama UMKM.

Transformasi ini juga bertujuan untuk meningkatkan efektivitas kinerja bank dalam mendukung visi pembangunan daerah.

</p