DAERAH

Pengadaan Tanah PLTP Atadei Dimulai, PLN Utamakan Pendekatan Kearifan Lokal

×

Pengadaan Tanah PLTP Atadei Dimulai, PLN Utamakan Pendekatan Kearifan Lokal

Sebarkan artikel ini

LEMBATA, AntarNews.net- Proses pengadaan tanah untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Atadei di Desa Nubahaeraka, Kabupaten Lembata resmi dimulai.

Dalam pelaksanaannya, PLN (Persero) menegaskan komitmen untuk mengedepankan pendekatan kearifan lokal sebagai bagian penting dari setiap tahapan pembangunan.

Langkah awal ini ditandai dengan pengukuhan Tim Kelompok Kerja (POKJA) Pengadaan Tanah yang dilaksanakan melalui prosesi adat.

Kegiatan tersebut menjadi simbol bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga menghormati nilai budaya dan tradisi masyarakat setempat.

Prosesi adat dipimpin oleh tokoh masyarakat Nubahaeraka, Yoseph Beda Lein, yang menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian adat.

Dalam tradisi masyarakat setempat, setiap keputusan besar harus melalui mekanisme adat agar tetap selaras dengan nilai leluhur dan harmoni sosial.

Sekitar 70 peserta turut hadir dalam kegiatan ini, terdiri dari perangkat desa, unsur kecamatan, Tim POKJA Kabupaten dan Desa Nubahaeraka, perwakilan Subsektor Atadei, Posramil Atadei, masyarakat pemilik lahan, pemangku adat, serta perwakilan PLN UIP Nusra dan PLN UPP Nusra 3.

Kehadiran berbagai pihak ini mencerminkan sinergi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan PLN dalam menyukseskan proyek strategis tersebut.

Dalam sambutannya, tokoh adat menyampaikan pesan bahwa pembangunan harus menjadi milik bersama dan dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Mari kita berjalan bersama, menyatukan hati untuk terang di tanah ini. Pembangunan ini bukan hanya milik pemerintah atau PLN, tetapi milik kita semua. Kita jaga tanah ini, kita jaga adat kita, dan kita sambut masa depan dengan bijaksana,” ujarnya.

Pesan tersebut menegaskan bahwa kehadiran PLTP Atadei diharapkan tidak hanya membawa manfaat berupa energi listrik, tetapi juga membuka peluang peningkatan ekonomi, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat.

General Manager PLN UIP Nusra, Rizki Aftarianto, menyampaikan bahwa PLN berkomitmen menjalankan proses pengadaan tanah secara transparan, adil, dan menghormati adat istiadat setempat.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap tahapan dilakukan dengan pendekatan yang humanis. Kami tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kepercayaan. Dengan menghormati adat dan budaya, kami yakin proses ini akan berjalan lebih baik dan membawa manfaat bagi semua pihak,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa PLTP Atadei merupakan bagian dari upaya pengembangan energi bersih yang berkelanjutan di wilayah Nusa Tenggara, sekaligus mendukung transisi energi nasional menuju sumber energi ramah lingkungan.

Melalui pendekatan berbasis kearifan lokal ini, PLN (Persero) bersama pemerintah daerah dan masyarakat berkomitmen untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian budaya.

Proyek PLTP Atadei diharapkan menjadi contoh bahwa pembangunan dapat berjalan harmonis dengan nilai-nilai lokal serta memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang.***

</p