DAERAH

Cuaca Ekstrem Picu Longsor, Akses Wisata ke Kampung Adat Wae Rebo Ditutup Sementara Demi Keselamatan Pengunjung

×

Cuaca Ekstrem Picu Longsor, Akses Wisata ke Kampung Adat Wae Rebo Ditutup Sementara Demi Keselamatan Pengunjung

Sebarkan artikel ini

Ruteng, AntarNews— Aktivitas wisata menuju Kampung Adat Wae Rebo untuk sementara waktu dihentikan akibat cuaca buruk yang terjadi selama sepekan terakhir di wilayah Kabupaten Manggarai.

Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda kawasan pegunungan menyebabkan terjadinya longsor di jalur tracking menuju Wae Rebo sehingga akses perjalanan wisatawan tidak dapat dilewati.

Informasi tersebut disampaikan langsung oleh manajemen Wae Rebo kepada pemerintah daerah dan para pelaku wisata setempat.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai, Aloysius Jebarut, Jumat (15/05) mengatakan penutupan sementara dilakukan demi menjaga keselamatan wisatawan maupun masyarakat di sekitar kawasan wisata budaya tersebut.

“Kami mengimbau para wisatawan untuk sementara beristirahat dulu dari rencana perjalanan ke Wae Rebo karena jalur tracking sedang longsor dan belum bisa dilewati,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi cuaca buruk selama minggu ini membuat jalur trekking menjadi licin dan berbahaya. Selain material longsor, beberapa titik jalur juga dilaporkan tertutup tanah dan bebatuan sehingga tidak memungkinkan untuk aktivitas pendakian wisata.

Pemerintah daerah bersama pengelola dan masyarakat setempat saat ini terus memantau perkembangan kondisi cuaca sambil menunggu proses pembersihan jalur dilakukan. Wisatawan diminta untuk menunda perjalanan hingga ada pemberitahuan resmi bahwa jalur kembali aman digunakan.

Sebelumnya, destinasi wisata Wae Rebo juga beberapa kali mengalami penutupan sementara akibat cuaca ekstrem, hujan lebat, angin kencang, pohon tumbang, dan longsor di jalur trekking menuju kampung adat tersebut. (MC Kab. Manggarai)

</p

Penulis: AINEditor: AIN