MANGGARAI, AntarNews.net- Upaya menghadirkan layanan air bersih bagi masyarakat di Kecamatan Reok Barat terus bergerak maju.
Hal ini ditandai dengan digelarnya sosialisasi lanjutan terkait rencana investasi pengelolaan air bersih di Desa Lemarang.

Kegiatan tersebut dihadiri Anggota DPRD Manggarai, Aven Mbejak, bersama jajaran Perumda Tirta Komodo, serta melibatkan sekitar 148 kepala keluarga dari Desa Lemarang dan warga RT Kampung Baru, Desa Paralando.
Sosialisasi ini menjadi bagian penting dalam mendorong perluasan layanan air bersih ke wilayah yang selama ini belum terjangkau jaringan Perumda Tirta Komodo.
Kepada media ini, Aven Mbejak, menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai dan Perumda Tirta Komodo yang telah membuka peluang layanan air bersih di Reok Barat, khususnya di Desa Lemarang dan sebagian wilayah Desa Paralando.
Ia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang menyambut baik program tersebut.
“Ini menjadi harapan kita bersama untuk mengatasi persoalan air minum bersih di wilayah ini,” katanya, 21/04/2026.
Aven juga mengungkapkan bahwa, Kecamatan Reok Barat selama ini belum masuk dalam wilayah pelayanan Perumda Tirta Komodo.
Kondisi tersebut menjadikan akses air bersih sebagai salah satu kebutuhan mendesak masyarakat.
“Ini adalah harapan lama masyarakat. Kita dorong agar PDAM bisa masuk ke Reok Barat, sehingga kebutuhan dasar masyarakat terhadap air bersih dapat terpenuhi,” ujar Aven.
Anggota DPRD fraksi PDIP tersebut juga menjelaskan, langkah ini juga mendapat respons positif dari Pemerintah Kabupaten Manggarai, termasuk dukungan dari Bupati Manggarai dan Direktur Perumda Tirta Komodo.
Sebagai tindak lanjut, sosialisasi awal telah dilakukan pada awal Maret lalu di kantor desa.
Saat ini, proses berlanjut pada tahap administrasi sebagai syarat utama, seperti pengajuan permohonan dari desa, survei sumber air, hingga penetapan status sumber air.
“Hari ini merupakan lanjutan sosialisasi terkait besaran biaya pemasangan meteran serta estimasi pemakaian air berdasarkan kubikasi bersama tim teknis Perumda Tirta Komodo,” jelasnya.





























