DAERAH

Rutan Ruteng Petakan Kerusakan Pascagempa dan Siapkan Fasilitas Darurat untuk Warga Binaan

×

Rutan Ruteng Petakan Kerusakan Pascagempa dan Siapkan Fasilitas Darurat untuk Warga Binaan

Sebarkan artikel ini
Oplus_16908288

MANGGARAI, AntarNews.net- Gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu, 15 Agustus 2026, turut berdampak pada sejumlah fasilitas di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Ruteng.

Menyikapi kondisi tersebut, jajaran Rutan Ruteng bergerak cepat melakukan pemetaan kerusakan, pengamanan area, serta menyiapkan fasilitas darurat guna memastikan keselamatan dan kenyamanan warga binaan.

Berdasarkan hasil pemantauan awal, kerusakan ditemukan di beberapa titik di lingkungan Rutan. Di antaranya adalah runtuhnya tembok bengkel kegiatan kerja, kerusakan pada blok atau kamar hunian warga binaan, serta beberapa bagian tembok yang mengalami retak dan berlubang akibat guncangan gempa.

Kepala Rutan Kelas IIB Ruteng, Saiful Buchori, bersama jajaran petugas segera melakukan pengecekan menyeluruh terhadap seluruh area Rutan untuk mengidentifikasi tingkat kerusakan dan menentukan langkah penanganan yang diperlukan.

“Kami telah melakukan pengontrolan serta pemetaan kerusakan fasilitas untuk memastikan bagian mana saja yang perlu segera diperbaiki. Berdasarkan hasil pemetaan tersebut, dilakukan perbaikan secara bertahap dengan melibatkan warga binaan dan tetap berada dalam pemantauan langsung oleh petugas,” ujar Saiful Buchori.

Di tengah proses penanganan, Rutan Ruteng juga masih menghadapi potensi gempa susulan. Mengingat sejumlah fasilitas dan blok hunian masih mengalami kerusakan, pihak Rutan mengambil langkah antisipatif dengan mendirikan tenda darurat sebagai ruang aman sementara bagi warga binaan.

Fasilitas darurat tersebut disiapkan untuk memberikan perlindungan dan kenyamanan selama kondisi belum sepenuhnya stabil. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya mitigasi untuk meminimalkan risiko apabila terjadi gempa susulan.

Selain melakukan penanganan internal, Rutan Ruteng terus memperkuat koordinasi dengan berbagai instansi terkait, termasuk Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Tentara Nasional Indonesia (TNI), serta Pemerintah Kabupaten Manggarai.

“Yang paling penting, Rutan Ruteng terus berkoordinasi dengan pihak Polri, TNI, serta Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai untuk bersama-sama memastikan keamanan dan keselamatan, baik bagi unsur di dalam maupun di luar Rutan,” tegas Saiful Buchori.

Saiful juga menegaskan komitmennya untuk terus memantau kondisi seluruh fasilitas, terutama apabila terjadi gempa susulan. Melalui langkah cepat berupa pemetaan kerusakan, perbaikan bertahap, penyediaan fasilitas darurat, serta koordinasi lintas instansi, Rutan Ruteng berupaya menjaga keamanan, ketertiban, dan keselamatan seluruh warga binaan serta petugas di tengah situasi pascagempa di wilayah Flores.

<