MANGGARAI, AntarNews – Bencana alam tanah longsor kembali terjadi di jalur Ruteng-Satar Mese, tepatnya di wilayah Golo Lusang, Kabupaten Manggarai, Senin, 18/05/2026.
Longsor diduga dipicu curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Manggarai dalam beberapa pekan terakhir.
Hujan deras menyebabkan tanah tebing di sekitar badan jalan tergerus hingga akhirnya longsor dan menutupi akses utama penghubung Ruteng-Satar Mese.
Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas di jalur tersebut lumpuh total. Kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas sehingga memicu antrean panjang dari kedua arah.
Berdasarkan video yang beredar di media sosial, material longsor berupa tanah, bebatuan, serta pohon-pohon kecil tampak menutupi seluruh badan jalan.
Kondisi jalan yang tertutup material membuat pengguna jalan terpaksa menghentikan perjalanan sambil menunggu proses penanganan.
Para pengendara diimbau untuk sementara waktu menghindari jalur tersebut serta tetap waspada terhadap potensi longsor susulan mengingat intensitas hujan di wilayah Manggarai masih cukup tinggi.
Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai, Stefanus Tawar, saat dikonfirmasi media ini menyebutkan, saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan dinas PUPR Manggarai, menyiapkan peralatan excavator, untuk membersihkan material tanah, lumpur, dan pohon tumbang yang menutupi akses jalan akibat longsor.
“Sekarang lagi koordinasi persiapan peralatan untuk segera membersihakn material longsor. Dan sebagian tim sudah menuju lokasi longsor,” katanya.


















