MANGGARAI TIMUR, AntarNews.net- Seorang pengendara sepeda motor dilaporkan meninggal dunia setelah tertimpa pohon tumbang di jalur Trans Flores Borong–Ruteng.
Kejadian mengenaskan ini tepatnya di Bea Laing, Desa Bangka Pau, Kecamatan Lamba Leda Selatan, Manggarai Timur, pada Senin, 09/03/2026 pagi.
Peristiwa tragis tersebut terjadi ketika sebuah pohon ampupu tiba-tiba roboh dan melintang di badan jalan akibat angin kencang dan cuaca buruk.
Pada saat bersamaan, korban yang sedang melintas dengan sepeda motor langsung tertimpa pohon tersebut.
Korban diketahui bernama Vicky Odung, seorang ASN yang bekerja sebegai penyuluh DP2KBP3A di Pagal, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai.
Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, korban terlihat tergeletak di bahu jalan bersama sepeda motor yang dikendarainya setelah tertimpa pohon tumbang.
Kondisi cuaca buruk ini sejalan dengan peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyatakan wilayah Nusa Tenggara Timur berstatus siaga hujan lebat hingga sangat lebat disertai angin kencang pada periode 9–12 Maret 2026.
BMKG menjelaskan, kondisi cuaca ekstrem tersebut dipengaruhi oleh dinamika atmosfer, termasuk keberadaan tiga bibit siklon tropis yang aktif di sekitar wilayah Indonesia.
Salah satunya adalah Bibit Siklon Tropis 90S yang terdeteksi di Samudra Hindia barat daya selatan Jawa Timur dengan kecepatan angin maksimum 35 knot dan tekanan udara minimum 998 hPa.
Bibit siklon ini memicu pembentukan daerah konvergensi dan meningkatkan potensi hujan di sejumlah wilayah.***


























