MANGGARAI, AntarNews.net- Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Manggarai gandeng Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) untuk mendukung swasembada pangan sekaligus memastikan ketersediaan bahan baku.
Langkah kolaborasi ini dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung ketua Satgas MBG Kabupaten Manggarai, Lambertus Paput, bersama Badan Gizi Nasional (BGN) Manggarai dan tim Program TEKAD.
Pertemuan berlangsung di ruang kerja Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Manggarai, Kamis, 05/03/2025.
Lambertus Paput yang juga Penjabat Sekda Manggarai mengatakan, pertemuan tersebut bertujuan untuk menyatukan pemahaman serta memetakan kebutuhan bahan baku bagi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melayani program MBG yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
“Hari ini saya kumpulkan teman-teman dari BGN Manggarai dan TEKAD untuk menyatukan pemahaman dan mengetahui apa saja jenis bahan baku yang dibutuhkan dapur MBG. Dengan begitu kita bisa mendorong kelompok binaan TEKAD bergerak untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok dapur,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selama ini sebagian bahan baku untuk dapur SPPG masih didatangkan dari luar daerah.
Karena itu, pihaknya mendorong kelompok binaan TEKAD dan masyarakat untuk mulai mengembangkan produksi pangan lokal seperti menanam sayur, buah-buahan, serta beternak ayam potong maupun ayam petelur.
Menurutnya, peluang pasar dari program MBG sangat terbuka karena kebutuhan bahan pangan untuk dapur pelayanan gizi cukup besar dan berkelanjutan.
“Pasarnya sudah jelas. Mari kita bergerak agar dapur MBG tidak lagi mengambil bahan baku dari luar daerah. Dengan begitu perekonomian masyarakat dapat meningkat,” tambahnya.
Sementara itu, Koordinator Wilayah BGN Manggarai, Yetri, menyampaikan bahwa pengelola dapur SPPG masih menghadapi kendala terkait ketersediaan bahan baku tertentu seperti buah-buahan dan beberapa komoditas pangan lain yang pasokannya belum stabil.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, pihaknya mengajak kelompok binaan TEKAD untuk memanfaatkan peluang ekonomi dengan menanam berbagai komoditas pangan yang dibutuhkan dapur pelayanan gizi.
“Program ini tidak hanya berdampak pada peningkatan gizi masyarakat, tetapi juga dapat mendorong kemandirian pangan lokal sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat,” jelasnya.
Koordinator program TEKAD Manggarai, Largus Ogot, menyatakan pihaknya siap mendorong kelompok binaan TEKAD untuk menjadi pemasok bahan baku bagi dapur SPPG di Kabupaten Manggarai.
Ia mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada beberapa kelompok binaan TEKAD yang mulai memasok kebutuhan dapur MBG seperti komoditas hortikultura, telur ayam, dan beras.
“Selama ini ada beberapa kelompok yang sudah menjadi pemasok kebutuhan dapur MBG seperti hortikultura, ayam petelur, dan beras yang dijual ke dapur SPPG,” ungkapnya.
Menurutnya, keterlibatan kelompok binaan TEKAD tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pasar lokal, tetapi juga berkontribusi dalam penyediaan bahan pangan berkualitas untuk mendukung program pemenuhan gizi masyarakat.
Sedangkan Kepala Dinas PMD Kabupaten Manggarai, Tarsisius R. Asong, menyatakan dukungan penuh terhadap kolaborasi tersebut.
Ia juga mendorong seluruh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk mulai mengembangkan usaha pertanian dan pangan guna memenuhi kebutuhan dapur MBG di wilayah masing-masing.
“Kita berharap BUMDes mulai menanam sayuran dan kebutuhan pangan lainnya sehingga dapur yang ada di sekitarnya dapat dipenuhi dari produksi lokal, bukan lagi dari luar daerah,” ujarnya.
Melalui kolaborasi antara Program TEKAD, petani, BUMDes, hingga pelaku UMKM, program dapur SPPG di Kabupaten Manggarai diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi desa melalui penguatan swasembada pangan lokal.
Turut hadir dalam rapat tersebut spesialis pengembangan ekonomi program TEKAD Maria Agustina Maro, spesialis pemasaran program TEKAD Viktor Nenofeto, KA SPPG Waso Arsenmus Palembang, KA SPPG Leda Gregorius Y.Setiawan dan Kabid PKPM.***



























