DAERAH

Paroki Katedral Ruteng Ajak Umat Bijak Sikapi Informasi yang Beredar

×

Paroki Katedral Ruteng Ajak Umat Bijak Sikapi Informasi yang Beredar

Sebarkan artikel ini

MANGGARAI, AntarNews.net- Paroki Katedral Ruteng memberikan klarifikasi resmi terkait tata kelola keuangan dan skandal yang melibatkan persoalan gereja katolik.

Melalui klarifikasi resmi yang disampaikan kepada umat, pihak paroki menegaskan bahwa pengelolaan keuangan selama ini dilaksanakan dalam semangat tanggung jawab, pelayanan, serta kehati-hatian, dengan berpedoman pada Statuta Dewan Pastoral Paroki (DPP) dan Dewan Keuangan Paroki (DKP) Keuskupan Ruteng.

Pengelolaan keuangan paroki, ditegaskan, dilakukan oleh Dewan Keuangan Paroki (DKP) bersama Pastor Paroki sesuai aturan yang berlaku.

Selain laporan tahunan, setiap bulan Paroki Katedral Ruteng juga menyampaikan laporan keuangan kepada pihak Keuskupan sebagai bentuk akuntabilitas berjenjang.

Tak hanya itu, audit internal dilakukan setiap tahun oleh tim auditor Paroki Katedral. Hasil audit tersebut telah dipaparkan secara terbuka dalam Sidang Pleno DPP dan DKP Paroki Katedral pada Sabtu, 7 Februari 2026.

Informasi keuangan juga secara rutin diumumkan kepada umat melalui berita mingguan paroki, Kreba.

“Pengelolaan keuangan dilaksanakan berdasarkan prinsip transparansi, kredibilitas, dan akuntabilitas. Hingga saat ini tidak ditemukan indikasi praktik penyembunyian maupun penguasaan keuangan secara pribadi sebagaimana diberitakan,” demikian penegasan dalam klarifikasi tersebut.

Paroki juga menyebutkan bahwa informasi keuangan secara rutin diumumkan kepada umat melalui berita mingguan paroki, Kreba, sebagai bagian dari komitmen transparansi kepada umat.

Bantahan Soal Keterlibatan Pihak Luar

Terkait pemberitaan mengenai dugaan adanya pihak di luar struktur resmi paroki yang terlibat dalam pengelolaan keuangan, Paroki Katedral Ruteng menegaskan bahwa informasi tersebut tidak sesuai dengan fakta.

Dijelaskan bahwa dua orang yang disebut dalam pemberitaan hanya membantu menjaga ruangan karena petugas yang seharusnya bertugas berhalangan hadir.

Keterlibatan tersebut bersifat sementara, diketahui oleh pimpinan paroki, serta berada di bawah pengawasan Pastor Paroki bersama Pastor Vikaris, DPP, dan DKP.

“Tidak terdapat pengambilalihan kewenangan maupun pelanggaran terhadap tata kelola yang berlaku,” tegas pihak paroki.

Partisipasi umat, termasuk keterlibatan kelompok Legio Maria dalam proses penghitungan dana, justru dimaksudkan untuk memperkuat transparansi dan meningkatkan kepercayaan umat terhadap pengelolaan keuangan gereja.

Klarifikasi atas peristiwa tersebut, menurut pihak paroki, telah disampaikan segera setelah kejadian melalui pemeriksaan internal yang cermat, termasuk penelaahan rekaman CCTV.

Penjelasan itu disebut telah diterima dalam forum internal paroki.

Komitmen Dialog dan Persatuan Umat

Menyikapi dinamika yang berkembang, Paroki Katedral Ruteng menyatakan tetap terbuka untuk melakukan evaluasi dan penyempurnaan mekanisme administrasi agar semakin transparan dan akuntabel.

Pada saat yang sama, pihak paroki berharap agar dalam setiap pemberitaan, prinsip keberimbangan atau cover both sides senantiasa dikedepankan sehingga informasi yang diterima publik lebih utuh dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Paroki juga mengajak seluruh umat untuk tetap tenang dan bijaksana dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar, serta tidak mudah terpengaruh oleh spekulasi yang dapat mengganggu kebersamaan.

“Kami membuka ruang dialog bagi siapa pun yang memiliki pertanyaan atau merasa dirugikan. Komunikasi yang terbuka dan konstruktif adalah jalan terbaik untuk memperkuat persatuan umat,” demikian pernyataan tersebut.

Sebagai bagian dari tanggung jawab moral, Paroki Katedral Ruteng menyampaikan keprihatinan atas dampak pemberitaan terhadap pihak-pihak yang disebutkan.

Berdasarkan evaluasi internal, mereka dinilai telah menjalankan tugas dalam semangat loyalitas dan kejujuran.

Menutup klarifikasinya, Paroki menegaskan bahwa Gereja adalah rumah bersama. Setiap persoalan hendaknya diselesaikan dalam semangat dialog, tanggung jawab, dan sinodalitas sebagai satu keluarga Umat Allah.

“Komitmen kami adalah menjaga integritas pelayanan serta memelihara kepercayaan umat, dalam terang kasih Kristus,” tutup pernyataan tersebut.***