DAERAH

Diduga Gaji Dipotong Sepihak, Guru SMAPAN Borong Gelar Aksi Damai

×

Diduga Gaji Dipotong Sepihak, Guru SMAPAN Borong Gelar Aksi Damai

Sebarkan artikel ini

MANGGARAI TIMUR, AntarNews.net- Para guru honorer dan pegawai di Sekolah Menengah Atas Pancasila (SMAPAN) Borong menggelar aksi damai di Kantor Yayasan Sukma Manggarai Timur, Senin (9/2/2026).

Aksi tersebut dilakukan untuk mempertanyakan dugaan pemotongan gaji secara sepihak oleh pihak yayasan tanpa penjelasan yang jelas.

Dalam aksi itu, para guru tidak datang sendiri. Mereka didampingi ratusan siswa kelas XII yang berjalan kaki dari sekolah menuju Kantor Yayasan Sukma Manggarai Timur dengan jarak hampir satu kilometer.

Para guru menyebut, gaji yang mereka terima selama ini sudah berada jauh di bawah Upah Minimum Regional/Upah Minimum Provinsi (UMR/UMP).

Namun, belakangan justru kembali dipotong tanpa adanya pemberitahuan atau alasan resmi dari pihak yayasan.

“Kami datang untuk mempertanyakan alasan gaji kami dipotong sepihak oleh yayasan. Gaji kami sudah jauh di bawah UMR/UMP, malah dipotong lagi. Ini tentu sangat memberatkan,” ujar salah satu guru honorer yang enggan disebutkan namanya.

Namun, upaya para guru untuk mendapatkan klarifikasi langsung dari Ketua Yayasan Sukma Manggarai Timur, RD Simon Nama, tidak membuahkan hasil. Menurut para guru, RD Simon tidak bersedia menemui mereka dan hanya mengutus karyawannya.

“Romo Simon tidak mau menemui para guru. Dia hanya mau bertemu jika ada Kepala Sekolah SMAPAN, sementara Romo Kepala Sekolah sedang berada di luar kota,” ungkap guru tersebut.

Setelah beberapa waktu berada di Kantor Yayasan Sukma, para guru dan pegawai honorer akhirnya memilih kembali ke sekolah tanpa mendapatkan penjelasan yang diharapkan.

Sementara pantauan media ini di SMAK Pancasila Borong menunjukkan tidak adanya aktivitas belajar mengajar pada hari tersebut.

Para guru melakukan mogok kerja, sementara seluruh siswa diliburkan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak sekolah maupun Yayasan Sukma Manggarai Timur belum memberikan keterangan resmi.

Kepala Sekolah SMAPAN Borong, RD Pang, serta Ketua Yayasan Sukma Manggarai Timur, RD Simon Nama, belum berhasil dikonfirmasi untuk dimintai tanggapan.***