MANGGARAI, AntarNews.net- Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu, mendorong peningkatan profesionalisme pers dalam peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 melalui kegiatan Workshop Jurnalistik yang diselenggarakan oleh Persatuan Jurnalis Manggarai (PRISMA).
Kegiatan ini berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai, Senin (9/2/2026).

Workshop Jurnalistik tersebut mengusung tema nasional “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat” dan tema lokal “Demokrasi dan Kebebasan Pers”.
Kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran bersama bagi insan pers untuk memperkuat kompetensi jurnalistik, meningkatkan literasi digital, serta mendorong praktik jurnalisme yang independen, berimbang, dan akuntabel.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Manggarai menegaskan bahwa pers memiliki peran strategis dalam kehidupan demokrasi, khususnya dalam menyampaikan informasi yang akurat dan bertanggung jawab kepada masyarakat.
“Profesionalisme pers menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas demokrasi. Pers tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menjalankan fungsi kontrol sosial secara objektif dan beretika,” ujar Fabianus Abu.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Manggarai, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh insan pers atas kontribusi aktif dalam mengawal pembangunan daerah, menyampaikan kebijakan publik, serta memberikan edukasi kepada masyarakat melalui pemberitaan yang konstruktif.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas jurnalis di tengah tantangan era digital, termasuk derasnya arus informasi dan maraknya penyebaran hoaks di ruang publik.
“Melalui workshop ini, kami berharap jurnalis di Manggarai semakin tangguh, berintegritas, dan mampu menjaga kepercayaan publik dengan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik,” tambahnya.
Workshop Jurnalistik HPN 2026 ini turut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara media dan pemerintah daerah dalam membangun ekosistem informasi yang sehat, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Kegiatan yang diikuti oleh jurnalis dari berbagai media di Kabupaten Manggarai ini diisi dengan pemaparan materi jurnalistik, diskusi interaktif, serta pertukaran gagasan terkait peran pers dalam memperkuat demokrasi dan kebebasan pers di tingkat lokal.***

























