MANGGARAI, AntarNews.net- Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu, melaksanakan silaturahmi Idulfitri bersama keluarga Muslim di wilayah Reo, Minggu (22/3/2026).
Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Manggarai dalam menjaga dan mempererat kerukunan antar umat beragama.

Dalam suasana penuh kehangatan, kehadiran Wakil Bupati, Fabianus Abu disambut oleh tokoh masyarakat serta umat Muslim setempat.
Momentum Idulfitri dimanfaatkan sebagai ajang untuk saling bermaafan sekaligus memperkuat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Manggarai.
Pada kesempatan tersebut, Fabianus Abu menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada seluruh umat Muslim.
Ia menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan persatuan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Momentum Idulfitri ini mengajarkan kita untuk saling memaafkan dan mempererat persaudaraan. Perbedaan bukan menjadi penghalang, tetapi kekuatan untuk membangun Manggarai yang harmonis,” ujarnya.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Penjabat Sekda Manggarai Lambertus Paput, Staf Ahli TP PKK Apolonia Ijuk-Abu, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Robertus Cassidy Bosko, Kepala Dinas Kesehatan Safrianus Haryanto Djehaut, Inspektur Daerah Fransiska N. Ngarung, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Maria Yustina Diana Baru, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Paulus Jeramun, Camat Reo Theobaldus Junaidin, Kasubag Protokol Valentinus Onggot, serta sejumlah rombongan lainnya.
Kegiatan silaturahmi berlangsung akrab dengan pola kunjungan dari rumah ke rumah. Interaksi langsung ini semakin mempererat hubungan emosional antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Silaturahmi di Reo dilaksanakan pada hari kedua Idulfitri, setelah sebelumnya Wakil Bupati bersama Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit, mengunjungi keluarga Muslim di Kota Ruteng pada hari pertama.
Tokoh masyarakat Muslim di Reo menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut.
Mereka menilai kehadiran Wakil Bupati bersama rombongan menjadi bukti nyata perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap kehidupan sosial keagamaan masyarakat.
Melalui momentum ini, diharapkan semangat toleransi, kebersamaan, dan persatuan semakin kokoh dalam kehidupan masyarakat Manggarai.***
























