MANGGARAI, AntarNews.net- Wakil Bupati Manggarai Fabianus Abu, secara resmi melaunching program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMK St. Matilda Ruteng, sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Abraham, pada suasana penuh sukacita dan antusiasme.
Program nasional ini disuplai oleh SPPG Pitak yang kini resmi beroperasi sebagai unit ke-19 di Kabupaten Manggarai.
Launching MBG berlangsung meriah dengan kehadiran Wakapolres Manggarai Kompol Mei Charles Sitepu, Pasi Intel Kodim 1612 Manggarai Kapten Inf Fernando Mendoca, serta sejumlah pimpinan Perangkat Daerah Kabupaten Manggarai.
Kehadiran para pejabat tersebut menegaskan dukungan lintas sektor terhadap keberlanjutan program pemenuhan gizi anak sekolah.
Kedatangan Wakil Bupati Fabianus Abu bersama rombongan disambut hangat oleh para guru dan siswa melalui tradisi adat Curu dan Manuk Kapu, mencerminkan nilai kearifan lokal serta rasa syukur atas hadirnya program MBG di sekolah tersebut.
Dalam sambutannya, Wabup Fabianus Abu menyampaikan bahwa kehadiran MBG merupakan wujud nyata perhatian pemerintah terhadap kesehatan dan masa depan generasi muda Manggarai.
Ia menyebut program ini sebagai jawaban atas kerinduan masyarakat sejak tahun 2025.
“Puji syukur, pada tahun 2025 terdapat empat SPPG yang beroperasi. Memasuki tahun 2026, jumlahnya meningkat menjadi 19. Semoga program MBG ini berjalan dengan baik, membuat anak-anak kita sehat, dan pada tahun 2045 lahirlah generasi emas yang siap membangun daerah ini,” ujar Wabup.
Sementara itu, Kepala SMK St. Matilda Ruteng, Leonardus Cardis, dalam laporannya menyampaikan bahwa sekolah yang dipimpinnya saat ini memiliki 414 siswa dengan 31 tenaga kependidikan.
Ia mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Manggarai atas dukungan dan perhatian terhadap dunia pendidikan.
Leonardus juga mengungkapkan bahwa meskipun sekolahnya baru menerima program MBG pada tahun 2026, pihaknya tetap bersyukur.
Terlebih lagi, akreditasi SMK St. Matilda Ruteng meningkat dari B menjadi A, yang diharapkan semakin memperkuat semangat belajar siswa dengan dukungan pemenuhan gizi yang baik.
“Kami berharap kehadiran MBG ini menjadi motivasi tambahan bagi peserta didik untuk belajar lebih giat dan meraih prestasi,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Koordinator MBG Kabupaten Manggarai menjelaskan bahwa SPPG Pitak menjadi dapur penyedia makanan bergizi bagi siswa SMK St. Matilda Ruteng.
Ia mengapresiasi sambutan hangat dari pihak sekolah dan berharap program MBG dapat menjadi energi baru dalam proses belajar-mengajar.
Program MBG tidak hanya menyasar siswa, tetapi juga guru dan tenaga kependidikan yang turut menikmati makanan bersama.
Hal ini diharapkan dapat mempererat kebersamaan sekaligus menjaga kualitas makanan yang disajikan.
Para siswa juga diimbau untuk mencium makanan sebelum menerima ompreng guna memastikan kesegarannya.
Jika ditemukan makanan yang tidak layak, pihak SPPG akan segera menggantinya.
Dengan di launchingnya MBG di SMK St. Matilda Ruteng, Pemerintah Kabupaten Manggarai berharap program ini mampu meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan peserta didik, serta menjadi fondasi kuat dalam mencetak generasi Manggarai yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.***























