MANGGARAI, AntarNews.net- Puluhan tetua adat Gendang Leko menghadiri mediasi yang difasilitasi Pemerintah Kabupaten Manggarai bersama unsur TNI dan Polri, yang berlangsung di aula Setda Manggarai, Kamis (19/03/2026).
Mediasi tersebut digelar dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan sebagai upaya meredam potensi konflik serta membangun kesepahaman antar pihak yang berselisih.

Pantauan media ini, para tetua adat Gendang Leko tiba di Kantor Bupati Manggarai dan disambut langsung oleh Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit, Wakil Bupati Fabianus Abu, serta Penjabat Sekda Manggarai, Lambertus Paput.
Sebelum mediasi dimulai, salah satu perwakilan Gendang Leko melakukan kepok sebagai bentuk penghormatan sekaligus ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai yang telah mengundang dan memfasilitasi pertemuan tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Manggarai, Hery Nabit, menyampaikan apresiasi atas kehadiran para tetua adat yang telah meluangkan waktu untuk hadir dalam forum mediasi.
Menurutnya, pendekatan dialog dan musyawarah menjadi salah satu cara efektif dalam menyelesaikan persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.
“Ini merupakan salah satu pendekatan yang bisa digunakan untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga situasi tetap kondusif serta mengedepankan solusi bersama demi kebaikan semua pihak.
“Harapannya kita tetap menjaga situasi serta mencari solusi bersama sehingga semua persoalan yang ada dapat diselesaikan dengan baik,” tambahnya.
Kegiatan mediasi ini turut dihadiri pimpinan OPD lingkup Pemkab Manggarai, Kapolres Manggarai AKBP Levi Defriansyah, Kasdim Kodim 1612/Manggarai Mayor Infanteri Roberto Carlos Babo, Wadanki Brimob Ruteng Iptu Rudolf Amaral, Ketua DPRD Kabupaten Manggarai Paulus Peos, serta Kepala Desa Bulan Juvent Hamat.***























