DAERAH

Implementasi MBG Matim Semakin Optimal, Ribuan Penerima Manfaat Terlayani dan 232 Naker Lokal Terserap

×

Implementasi MBG Matim Semakin Optimal, Ribuan Penerima Manfaat Terlayani dan 232 Naker Lokal Terserap

Sebarkan artikel ini

MANGGARAI TIMUR, AntarNews.net- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Manggarai Timur terus menunjukkan perkembangan signifikan.

Berdasarkan data yang disampaikan Korwil MBG Manggarai Timur, Damianus Devister Ramang, saat ini tercatat 5 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) aktif beroperasi dan melayani ribuan penerima manfaat setiap hari.

Data Terkini MBG Manggarai Timur
Hasil rekapitulasi dari Sistem Monitoring Operasional (SMO) mencatat:

Jumlah SPPG: 5 unit
Jumlah penerima manfaat: 12.547 orang per hari.

Jumlah sekolah dilayani: 82 sekolah (PAUD, SD, SMP, SMA/SMK)
Jumlah guru dilayani: 897 orang
Penyerapan tenaga kerja: 232 karyawan.

Jumlah supplier: 25 supplier lokal
Program ini menjangkau satuan pendidikan di berbagai kecamatan di Manggarai Timur, baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan.

Sesuai langkah awal evaluasi, tim melakukan pengambilan data dari SMO meliputi:

Jumlah SPPG aktif dan titik operasionalnya.

Total penerima manfaat harian.

Jumlah relawan/karyawan yang terlibat dalam operasional.

Jumlah supplier beserta jenisnya (beras dan bahan pokok, sayur dan buah lokal, telur, daging/ikan, bumbu dapur, perlengkapan distribusi)

Asal bangunan SPPG (aset pemerintah daerah, kerja sama pihak ketiga, maupun bangunan sewa yang telah memenuhi standar kelayakan)
Data tersebut menjadi dasar dalam penyusunan laporan dan evaluasi program.

Korwil MBG Manggarai Timur, Damianus Devister Ramang, menjelaskan bahwa selain meningkatkan asupan gizi peserta didik, program ini juga berdampak langsung terhadap ekonomi masyarakat.

Sebanyak 232 tenaga kerja direkrut dari warga lokal, mulai dari tenaga dapur, distribusi makanan, hingga administrasi.

Sementara itu, keterlibatan 25 supplier lokal turut mendorong perputaran ekonomi daerah, khususnya petani, peternak, dan pelaku UMKM pangan.

“MBG bukan hanya program pemenuhan gizi, tetapi juga pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal,” ujarnya.

Dalam rangka memastikan program berjalan optimal, langkah-langkah yang dilakukan meliputi:

Pengambilan dan verifikasi data dari SMO.

Penyusunan materi berita dan laporan redaksional agar mudah dipahami publik.

Menghadap Kasatgas dan Bupati Manggarai Timur untuk menyampaikan laporan perkembangan.

Penyusunan dan penyampaian press release evaluasi MBG tingkat kabupaten.

Evaluasi dilakukan secara berkala guna memastikan kualitas menu, ketepatan distribusi, kebersihan dapur, serta ketepatan sasaran penerima manfaat.

Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur bersama tim MBG berkomitmen untuk terus memperluas cakupan layanan seiring kesiapan infrastruktur dan dukungan anggaran.

Dengan capaian 12.547 penerima manfaat per hari, program ini menjadi langkah strategis dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Manggarai Timur.

Ke depan, evaluasi menyeluruh akan terus dilakukan guna memastikan MBG berjalan transparan, akuntabel, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.***