DAERAH

Bupati Hery Nabit Sebut Natas Labar Kebanggaan Bersama saat Upacara 17 Agustus

×

Bupati Hery Nabit Sebut Natas Labar Kebanggaan Bersama saat Upacara 17 Agustus

Sebarkan artikel ini

Manggarai, AntarNews – Pemerintah Daerah Manggarai menggelar apel peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 80 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Natas Labar, Ruteng, NTT pada Minggu, 17 Agustus 2025.

Upacara dimulai pukul 09.30 WITA dan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, anggota DPRD, pimpinan instansi pemerintah maupun swasta, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, serta pelajar dan mahasiswa.

Tema perayaan tahun ini adalah “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.” Tema tersebut, menurut Bupati Manggarai Herybertus G.L. Nabit, menjadi pengingat bahwa persatuan dalam keberagaman adalah fondasi menuju kesejahteraan rakyat dan kemajuan bangsa.

“Tema ini mengingatkan kita semua bahwa fondasi persatuan yang kuat dalam keberagaman pada bangsa kita membawa kesejahteraan rakyat untuk Indonesia Maju. Tema ini juga mengilhami visi Kabupaten Manggrai 2025-2029 yakni Manggrai yang sejahtera, bersih, berkelanjutan, dan berdaya saing. Tentulah bahwa harapan besar yang tertuang dalam tema peringatan ulang tahun kemerdekaan dan visi Kabupaten Manggrai ini akan terwujud melalui sinergi dan kolaborasi dari lima pilar utama yaitu pemerintah, masyarakat, akademisi, dunia usaha, dan media.“Kata Bupati Hery dalam sambutannya.

Bupati Manggarai juga menambahkan bahwa, tahun ini merupakan kali pertama Lapangan Natas Labar digunakan kembali untuk peringatan HUT Kemerdekaan RI setelah dilakukan revitalisasi.

Ia menegaskan bahwa Natas Labar adalah milik bersama dan menjadi kebanggaan masyarakat.
Menurutnya, perjalanan 80 tahun bangsa dengan segala dinamika telah membentuk cerita tersendiri bagi generasi penerus dalam melaksanakan tugas pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kemasyarakatan.

“Tahun ini adalah tahun pertama Natas Labar kita gunakan untuk peringatan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia setelah dilakukan revitalisasi. Natas ini milik kita semua dan merupakan kebanggaan kita bersama. Dalam 80 tahun perjalanan bangsa, dengan segala dinamikanya telah membentuk dan menorehkan cerita tersendiri bagi kita semua yang menjadi penerus dalam melaksanakan seluruh aktivitas penyelenggaran tugas-tugas pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kemasyarakatan.”Ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Manggarai juga menyampaikan apresiasi kepada sejumlah lembaga non-pemerintah dan mitra pembangunan yang telah berkontribusi, khususnya dalam penanganan stunting. Di antaranya Yayasan Ayo Indonesia, Plan Internasional Indonesia, Wahana Visi Indonesia, kelompok Weta Gerak, Pupuk Indonesia, Unika Santu Paulus Ruteng, dan Badan Amil Zakat Nasional Manggarai.

Sebagai penutup pidatonya, Bupati Hery menegaskan bahwa untuk mewujudkan masyarakat yang bersatu dan berdaulat dibutuhkan komunikasi yang berlandaskan etika dan sopan santun. Ia menyampaikan bahwa kesejahteraan hanya dapat dicapai melalui kerja keras, kerja cerdas, dan kerja bersama.

Hery Nabit juga mengajak seluruh aparatur sipil negara untuk bekerja dengan hati yang tulus dan ikhlas, bukan demi pujian, melainkan untuk memberi manfaat bagi masyarakat.

Ia menambahkan bahwa setiap capaian positif tidak boleh membuat berpuas diri, karena masih banyak masalah, tantangan, dan tujuan yang harus dituntaskan.

Menurutnya, keterbatasan bukan alasan, melainkan tantangan yang harus dijadikan penyemangat. Untuk itu, ia mengajak semua pihak terus bergandengan tangan membangun fondasi bagi Manggarai yang sejahtera, bersih, berkelanjutan, dan berdaya saing.

</p

MUKA LU.. TUKANG COPASS